GAMBARAN UMUM
KASUS DM 2 GANJIL
1. IDENTITAS PASIEN
·
Nama :
Tn. Mardji
·
Umur :
65 Tahun
·
Jenis Kelamin :
Pria
·
Status Pembayaran :
UC
·
Agama : Islam
·
Bangsa/Suku :
Jawa
·
Pekerjaan : Pensiunan
Distrik Navigasi
·
Tanggal MRS :
1 – 4 – 2012
·
Ruang rawat inap :
Zamrud 7 Kelas II
·
Dokter :
Dr.Soebagio Adi (Sp.Penyakit Dalam)
·
Diet Awal :
NB DM B1 1900 kal
·
Tanggal Skrining :
1 – 4 – 2012
·
Tanggal Intervensi :
3 – 5 – 2012
·
No.Rekam Medik : 86113
·
Diagnosa Awal : Hiperglikemik, DM, HT, Obs.
Febris
2. SKRINING
Tanggal 2 April sebagai berikut :
Tabel 2.1
Skrining Gizi Tn Mj
Selama Masa Rawat Inap
|
Indikator
|
Penilaian
|
Keterangan
|
|
|
|
Ya
|
Tidak
|
|
|
Perubahan
|
|
V
|
|
|
Nafsu makan berkurang
|
|
V
|
|
|
Kesulitan Mengunyah dan menelan
|
|
V
|
|
|
Mual
|
V
|
|
1 hari awal MRS
|
|
Pusing
|
V
|
|
3 hari awal MRS
|
|
Alergi / Intoleran zat gizi
|
|
V
|
|
|
Enteral / perenteral
|
|
V
|
|
|
Riwayat peyakit keluarga
|
|
V
|
|
Sumber : Data Terolah
April 2012
·
Bb Aktual : 60
Kg
·
TB :
160 cm
·
BBI :
(TB – 100) – 10%
(160 – 100) – 10%
60 – 6,0
54 Kg
ASSESSMENT
1)
Riwayat Pasien
·
Riwayat Personal
Tn Mj adalah Seorang
pensiunan.Ia dulu bekerja sebagai Distrik Navigasi di perkapalan. Tn Mj berasal
dari suku jawa.Ia tinggal bersama seorang istri yang bekerja di rumah sakit
swasta dan seorang anak yang sudah bekerja. Aktivitasnya setiap hari tidur,
nonton TV, sholat, ngobrol dengan tetangga. Karena ia seorang pensiunan jadi ia
tidak bekerja yang berat-berat dan olahraga. Tn Mj mempunyai kebiasaan merokok.
·
Riwayat Penyakit Sekarang
Sebelum masuk Rumah Sakit Tn Mj mengeluh pusing
sejak pagi, pandangan kabur, badan demam, menggigil, mual, mulut terasa pahit.
Tn Mj di diagnose Diabetes Mellitus. Hiperglikemik, Hipertensi, Obs Febris.
·
Riwayat Penyakit Terdahulu
Tn Mj menderita Diabetes Mellitus sudah 30 tahun
yang lalu, dan selama itu hanya minum obat dari rumah sakit.
·
Riwayat Penyakit Keluarga
Tidak ada keluarga yang mengalami, penyakit
Diabetes Mellitus dan Hipertensi.
·
Obat-obatan
Lantus, Ceptriaxone
·
Pantangan / Alergi
Tn Mj tidak mempunyai pantangan dan alergi terhadap
makanan.
2)
Antropometri
·
Tinggi Badan :
160 cm
·
Berat Badan :
60 kg
·
BBI :
54 kg
·
IMT :
23,4 (Normal)
3)
Pemeriksan Laboratorium (Biokimia)
Tabel
2.2
Data
pemeriksaan hasil laboratorium
|
Jenis Pemeriksaan
|
Satuan
|
Hasil Pemeriksaan
|
Nilai Normal
|
|
Hemoglobin
|
g/dl
|
13,1
|
11,5 – 16,0
|
|
Leukosit
|
K /UL
|
10,91
|
4,0 – 11,0
|
|
Eritrosit
|
M /UL
|
4,71
|
3,00 - 6,00
|
|
Thrombosit
|
K / UL
|
194
|
150 – 450
|
|
PVC / HCT
|
%
|
39,4
|
37,0 – 471
|
|
SGOT
|
U/L
|
31
|
1-25
|
|
SGPT
|
U/L
|
28
|
1-29
|
|
BUN
|
Mg%
|
30,29
|
8-20
|
|
Serum Kreatinin
|
Mg%
|
1,68
|
0,8 – 1,7
|
|
Natrium
|
mEg/l
|
134,8
|
136 – 144
|
|
Kalium
|
mEg/l
|
5,06
|
3,6 – 5,5
|
|
Batang
|
%
|
0
|
0 – 7
|
|
Segmen
|
%
|
93
|
40 - 74
|
|
Limfosit
|
%
|
3
|
25 – 33
|
|
GDA
|
Mg/dl
|
375
|
< 110
|
|
GDS 2 JPP
|
Mg%
|
120
|
70 -110
|
Sumber : Catatan Medik, April 2012
4)
Pemeriksaan Fisik
Tanggal 1 - 4 – 2012
·
Tekanan darah :
140/90 mmgHg (Normal)
·
Nadi :
84x/menit (Normal)
·
Pernafasan :
20x/ menit (Normal)
·
Suhu Tubuh :
37, 7o (Tinggi)
5)
Riwayat Dietary
Tabel
2.3
Makan
Pasien Sebelum Masuk Rumah Sakit
|
Bahan Makanan
|
Porsi
|
Energi kkal
|
Protein gr
|
Lemak gr
|
KH gr
|
|
Makanan Pokok
|
6 P
|
1050
|
24
|
-
|
240
|
|
Hewani
|
6 P
|
375
|
42
|
21
|
-
|
|
Nabati
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
Sayur
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
Buah
|
3 P
|
150
|
-
|
-
|
36
|
|
Gula
|
3 P
|
135
|
-
|
-
|
35
|
|
Minyak
|
4 P
|
200
|
-
|
20
|
-
|
|
Susu
|
1 P
|
75
|
7
|
-
|
10
|
|
Total
|
|
1985 Kkal
|
73 gr
|
41gr
|
321 gr
|
Ø
Kuantitatif
Analisa Asupan makanan pesien sebelum masuk rumah
sakit :
Energi :
1985 Kkal
Protein :
73 gr
Lemak : 41
gr
KH :
321 gr
Ø
Kualitatif
1.
Pasien terlalu banyak mengkonsumsi makanan manis
2.
Makan pasien tidak variasi
3.
Pasien kurang mengkonsumsi sayur
§
Perhitungan Kebutuhan
Gizi
Kebutuhan Gizi Saat Sakit
•
BBI = 54 kg
•
Energi Basal = 30 kkal x 54 kg = 1620 kkal
•
Koreksi usia = 10% x 1620 kkal = 162 kkal -
•
Koreksi stress = 20% x 1620 = 324 kkal
•
Koreksi Aktvitas = 20% x 1620 = 324 kkal
•
Suhu = 9,1 % x 1620 = 147,42 kkal
•
Total = 2253,42 kkal
•
KH = 60% x 2253 =
1308,19 / 4 = 327,04 gr
•
P = 15% x 2253
= 327 / 4 = 81 gr
•
L = 20% x
2253 = 436,05 / 9 = 48,4 gr
DIAGNOSIS GIZI
Domain Intake
·
Kelebihan Intake energy, protein dan Kh dihubungkan dengan
suka mengkonsumsi makanan manis ditandai dengan intake energy 1985 Kkal (Normal
1944 Kkal), Protein 75 gr (Normal 58, 32 gr), Lemak 41 gr (49, 68), KH 321 gr
(Normal 315, 9 gr).
·
(NI.5.5) zat gizi tidak seimbang, berkaitan dengan pola
makan ditandai dengan tidak mengonsumsi sayuran dan lauk nabati
Domain Klinis
·
Adanya gangguan endokrin berhubungan dengan metabolism zat
gizi ditandai dengan nilaikadar gula darah 2 JPP yaitu: 120 mg% (minggu).
·
Adanya gangguan ginjal berhubungan dengan metabolism zat
gizi ditandai dengan kadar BUN 30, 29 mg/dl (Tinggi) dan kreatinin 1, 68 mg/dl
(Tinggi).
·
Adanya gangguan hati berhubungan dengan metabolism zat gizi
ditandai dengan kadar SGOT 31 U/L (Tinggi).
·
Adanya gangguan elektolit berhubungan dengan metabolism zat
gizi ditandai dengan kadar kalium 5,06 mmoi/L (Tinggi).
Domain Perilaku
·
Pengetahuan yang kurang dikaitkan dengan pangan dan gizi
ditandai dengan sering mengkonsumsi makanan yang manis.
INTERVENSI GIZI
1. Tujuan Diet
1)
Menetapkan pemberian energy dan zat gizi untuk mencapai BB
normal
2)
Menghilangkan keluhanpusing dikepala, demam yang tinggi,
mual
3)
Menurunkan kadar BUN dan kreatinin darah, SGOT, Kalium
menjadi normal dan
memelihara kadar normal natrium.
4)
Mencapai dan memelihara kadar gula darah menjadi normal
5)
Mencegah dan mengobati komplikasi akut dan kronis dari Diabetes
Mellitus. Memberikan makan dan minuman secukupnya yang tidak memberatkan
ginjal.
6)
Memberikan edukasi kepada pasien untuk dapat menerapkan
pola makan seimbang.
2. Prinsip Diet
1)
Porsi Kecil Tapi Sering (PKTS)
2)
Rendah Na
3)
Rendah Lemak
3. Syarat Diet
1)
Energi cukup 1944 Kkal
2)
Protein normal yaitu sebesar 12% yaitu sebesar 58,32 gr
3)
Lemak sedang 23% dari kebutuhan energy total yaitu sebesar
49,68 gr
4)
Karbohidrat sisa dari kebutuhan energy total, yaitu 315,9
gr
5)
Vitamin dan mineral yang diberikan sesuai dengan kebutuhan
AKG
6)
Cairan cukup, 1000 ml perhari
7)
Penggunaan gula murni dalam minuman tidak diperbolehkan
8)
Pemberian gula alternative terbatas.
Ø
MONITORING DAN
EVALUASI
Tabel
2.4
Monitoring
dan Evaluasi
|
Rencana Monitoring
|
Evaluasi
|
|
Memonitor asupan makan pasien
|
Menngkatnya asupan makan pasien setiap hari
Makanan pasien habis setiap hari
|
|
Memonitor antropometri pasien sebelum dan sesudah intervensi
|
Menilai peningkatan atau penurunan berat badan pasien setelah intervensi
|
|
Memonitor hasil pemeriksaan fisik dan klinis pasien
|
Menilai hasil pemeriksaan biokimia pasien untuk kadar gula darah
|
|
Memonitor hasil pemeriksaan biokimia pasien
|
Menilai hasil pemeriksaan biokimia pasien untuk kadar gula darah.
|
|
Memberikan konseling gizi kepada pasien dan keluarga
|
Menilai peningkatan pemahaman pasien dan keluarga dengan cara tanyajawab,
diskusi dan melihat asupana makan dari luar rumahs sakit
|
Ø
PLANNING
Rencana Penyuluhan
a.
Topik :
Penatalaksanaan Diet Diabetes Mellitus
b.
Sasaran :
Pasien dan keluarga
c.
Tujuan penyuluhan / Konsultasi Gizi
Umum : Pasien dan
keluarga mengetahui dan mengerti tentang Diet Diabetes Mellitus.
Khusus :
1.
Mengetahui dan mengerti pengertian Diet Diabetes Mellitus
2.
Mengetahui Hubungan makanan dengan penyakit yang diderita
pasien
3.
Mengetahui dan mengerti bahan makanan yang boleh dikonsumsi
dan yang tidak boleh dikonsumsi
4.
Mengupayakan perubahan sikap dan perilaku pasien dan
keluarga
d.
Tempat / Waktu
Ruang rawat inap pasien Zamrud kelas 2 selama 10 menit
e.
Metode : Ceramah dan Tanya jawab
f.
Alat Peraga :
Leaflet DM
g.
Materi Penyuluhan :
1.
Gambaran Umum tentang penyakit Diabetes Mellitus
2.
Penjelasan Terapi Diet yang diberikan
3.
Tujuan dan syarat diet DM dan Rendah Garam
4.
Pembagian makan dalam sehari
5.
Makanan yang boleh dikonsumsi dan yang tidak boleh
dikonsumsi.
h.
Evaluasi konsultasi Gizi
1.
Menanyakan kembali materi yang sudah disampaikan
2.
Memonitor konsumsi makan pasien selama perawatan
i.
Bahan Makanan yang dianjurkan dan tidak dianjurkan
Bahan makanan yang dianjurkan
1. Sumber
karbohidrat kompleks, seperti nasi, roti, mie kering, singkong, ubi, dan sagu
2. Sumber
protein rendah lemak, seprti ikan, ayam tanpa kulit, susus skim, tempe, tahu
dan kacang-kacangan.
3. Sumber
lemak dalam jumlah terbatas yaitu bentuk makanan yang mudah dicerna. Makanan
terutama diolah dengan cara dipanggang, dikukus, disetup, direbus dan dibakar.
Bahan
makanan yang tidak dianjurkan
1. Mengandung
banyak gula sederhana, seperti :
Gula pasir, gula jawa, sirup,
jel, jelly, susu kental manis, kue manis, dodol dan cake.
2. Mnegandung
banyak lemak, seperti cake, makan siap saji (Fast food), goreng-gorengan
3. Mengandung banyak natrium, seperti : ikan asin, telur
asin, makanan yang diawetkan
7.
Evaluasi Konseling
Gizi
Pelaksanaan
konseling tanpa menggunakan media telah terlaksana.Tetapi hari berikutnya saat
ingin mengkonseling lebih lanjut dengan menggunakan media konseling tidak dapat
dilakukan dikarenakan pasien studi kasus sebagai sasaran konseling pulang dan
tidak ada konfirmasi sebelumnya dari keluarga pasien, sehingga evaluasi tidak
dapat dilaksanakan.
Manisnya Hidup Kita yang Tentukan :p
Tidak ada komentar:
Posting Komentar